60 Lebih Note Belajar Cinta dan Cita Film Rudy Habibie (Habibie dan Ainun 2)

Khodimul Ma'had Pesantren Qur'an Anamfal

مَا نُثَبِّتُ بِهِۦ فُؤَادَكَ
"Agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu."
(QS. Hud [11] : 120)

Film Rudy Habibie (Habibie dan  Ainun 2) ini adalah seri kedua, dari film Habibie dan Ainun pertama yang dipublish tahun 2012. Film Rudy Habibie (Habibie dan Ainun 2) diputar di layar lebar tahun 2016. Disutradarai oleh Hanung Bramanatyo. Jika film pertama berbicara fokus pada kisah cinta Habibie dan Ainun, film ketiga fokus pada sosok Ainun. Film Rudy Habibie (Habibie dan  Ainun 2) fokus pada sosok Habibie itu sendiri, yaitu saat masa muda dan kuliah di Jerman. Meraih mimpi.

Bedah Film Rudy Habibie (Habibie dan Ainun 2)

Berikut 60 lebih nilai dan kebijaksanan hidup dalam cinta dan cita yang penulis catat selama menonton film biografi Presiden RI sebelum Gus Dur ini :

1. Sebagai Muslim, tidak makan babi saat di Jerman
2. Dapat tumpangan/kos hidup di Jerman, karena Habibie bisa membantu memperbaiki alat pemanas sebuah keluarga. Inisiatif sendiri tanpa diminta, dan bisa.
3. Tidur sehari hanya 4 jam
4. Al-Qur'an dibawanya dalam perjalanan jauh. Ada di kopernya.
5. "Harta yang paling berharga di dunia ini adalah keluarga dan sahabat," Kakek Habibie dari ayah
6. Ayah telah mensuggesti Habibie untuk kelak membuat pesawat. Walau Habibie menolak karena saat itu pesawat digunakan penjajah untuk menindas Indonesia. Namun ayahnya mengarahkan cara pandang yang benar.
7. Berfikir besar. Saat kanak-kanak dengan teman-teman sudah berbicara pesawat.
8. Teman-teman ada yang mengejek. Tidak percaya dengan penjelasan Habibie "balon" bisa menerbangkan manusia. Namun teman yang lainnya meyakinkan, karena Habibie selalu juara kelas. Ada yang percaya, dan pihak yang tidak percaya.
9. Sekeluarga shalat berjamaah
10. Ayahnya meninggal saat sujud memimpin shalat berjamaah keluarga. Terus diganti imam Habibie. Salahsatu peristiwa titik balik.
11. Tinggal bersama keluarga Belanda-Jerman. Sudah terbiasa toleransi perbedaan. Termasuk orangtua yang menikah beda suku. Mungkin ini pula yang membuat Habibie dari Sulawesi dan Ainun dari Jawa, dapat dijalin hubungan pernikahan.
12. Presiden Soekarno, bertemu mahasiswa Indonesia di Jerman. Termasuk Habibie yang biaya pribadi, dan mahasiswa ikatan dinas. Pemimpin besar, bertemu pemimpin besar pula. Di sini Bung Karno menginspirasi dan doktrinasi pemuda.
13. "Negeri Indonesia membutuhkan anak-anak yang cerdas seperti Rudy dan nekat. Tapi mereka suka jalan sendiri-sendiri. Buatlah PPI (persatuan pelajar Indonesia/agar bersatu)." Pak Dubes RI Jerman.
14. Saat masalah keuangan hidup di Jerman. Ia merenungi kehidupan. Menelpon ibunya. Dan mencari Masjid untuk mendamaikan diri dan berdoa. Karena lokais Masjid jauh. Adanya Gereja yg dekat. Ia datanginya dengan tetap keyakinan iman akan Allah.
15. Hafalannya kuat. Terbukti saat diuji senior menantang  pesan menu banyak di kafe tanpa catatan. Juga mengerjakan soal ujian, pertama yang keluar kelas. Cepat dan tepat.
16. Awalnya pesimis dan sedih, dia tidak lulus. Ternyata di papan kelulusan belum kelihatan, ada di atas. Urutan no. 2 terbaik.
17. Gila membaca. Saat mengantri mandi, ia tetap membaca.
18. Hoby ke perpustakaan dan menemukan masalah-solusi pesawat
19. Seniornya tidak suka Habibie. Karena seakan menyaingi mereka.
20. Berhasil menerbangkan prototipe atau pesawat kecil sebagai uji coba. Diapresiasi dosen dan rekan kampus.
21. Menurutnya, organisasi tanpa visi, layaknya pesawat terbang tanpa tujuan
22. Ikut serta pertama kali mendirikan PPI Jerman. Juga Habibie terpilih menjadi ketua PPI Auckland, Jerman.
23. Saat rapat PPI. Ide-idenya banyak ditolaki anggota. Ada yang bilang Habibie fokus ke dirgantara. Ada yang maunya ringan-ringan. Senang-senang. Tidak mau yang berat-berat. Habibie sendiri menyataknan, tidak mudah meyakinkan idenya pada rekan-rekan PPI.
24. Sangat yakin. Setiap masalah, pasti ada solusinya.
25. Orangny unik. Banyak kejutan. Bikin penasaran wanita.
26. Bisa bahasa Jerman dan Perancis
27. "Bahasa adalah jendela untuk melihat dunia yang lebih luas," Ilona, kekasih Habibie awal asal Polandia
28. Ibunya tahu rencana yang dilakukan kelak Habibie. Bukan buat pesawat, namun industri pesawatnya.
29. Habibie menikah dengan teman sekolahnya dulu (SMA), Ainun.
30. Dalam memutuskan sesuatu, minta pendapat teman-temannya
31. Salahsatu program PPI, buat Mushola. Banyak pelajar Muslim
32. Ia ingin menjadi mata air jernih yang memberi. Seperti prinsip ayahnya.
33. "Newton menemukan penemuannya di Inggris. Namun manfaatnya sampai seluruh dunia." Ilona
34. Ilona menyangsikan teman-teman PPI satu pemikiraan dengan Habibie. Respon Habibie, "Saya mengerti. Saya harus membuat mereka paham dan bertahan."
35. Ayu Putri Solo salah paham dengan undangan makan Habibie. Mungkin ini kekurangannya. Membuat orang lain berprasangka lain. Ayu juga pernah berkata padanya, (termasuk karena cintaya tidak terbalas), "Tidak semua orang suka sama kamu".
36. Berfikir untuk bangsa. Merancang masa depan Indonesia. Baginya, "Kita, semua, adalah anak-anak masa depan (bangsa)."
37. Adik-adiknya Rudy iri. Seolah ibunya mendahulukan Rudy. Padahal kondisi sedang sulit. Ekonomi juga.
38. Habkibie menghadiri kongres PPI seleuruh Eropa
39. "Menjadi mahasiswa adalah sebuah kehormatan. Menjadi mahasiswa adalah sebuah tanggungjawab," Habibie
40. Ide seminar pembangunan PPI Auckland diterima PPI se-Eropa.
41. Melihat mayoritas usia penduduk Indonesi, sebagai pertimbangan kebijakan
42. Shalat menjadi media curhat, mengadu masalah dan mencari solusi kepada Allah SWT.
43. "Rudy kamu lihat itu mata air. Kamu harus jadi seperti mata air. Kalau kamu baik. Pasti di sekitarmu juga akan baik. Tapi kalau kamu kotor. Pasti di sekelilingmu juga akan mati. Ada banyak sekali ragam manusia. Jangan sakiti mereka. Itu intinya," Ayah Habibie
44. Berani menantang perwakilan pemerintah, untuk konsep Seminar Front Indonesia Bung Karno dan konsep Seminar Pembangunan hasil PPI. Berani tidak dapat kucuran dana. Membuatnya gamang, sedih dan serba salah. Mengadu pada Allah dalam shalat. Namun akhirnya rek uang bertambah ada sponsor.
45. Suka nonton film
46. "Buat apa merdeka, jika tidak punya integritas," Habibie saat mempertahankan konsep Seminar Pembangunan
47. Berdebat dengan rekan PPI terkait pencantuman logo pemerintah di semua media promosi kongres. Habibie menolak. Keras kepala, sangat yakin dengan idenya. Walau mengkhawatirkan bagi nasib teman-temannya. Terlebih teman ikatan dinas dan yang telah dijanjikan posisi tertentu setelah pulang ke Indonesia. Sedang keluarga sudah berkorban demi mereka kuliah.
48. Berdebat dengan Kedubes, mempertahankan ide. Namun akhirnya diakui dan rasa bangga Kedubes atas integritasnya. Pak Dubes juga mencegah idenya, karena diinstruksikan pemerintah.
49. "Ingat. Apa yang kamu tanam. Itu yg kamu tuai," Kedubes RI Jerman.
50. Habibie keras kepala. Berani memperjuangkan ide. Meskipun sendiri. Sampai sakit dan dirawat. Kena TBC tulang. Pingsan 3 hari. Inginnya tidak bad rest. Namun kondisi fisik tidak memungkinkan. Sakit sampai ibunya ke Jerman menjenguk. Namun Habibie tidak mengabarkan dirawat sakit.
51. "Selain kompromi. Pilihan kita hanya membatalkan seminar pembangunan," Saran Teman Medan
52. Menuliskan berbagai ide-ide.
53. Saat dirawat sakit, dapat berita bagus proposal S3 diterima. Hampir selalu ada ironi.
54. "Newton mendapat inspirasi dari apel. Aku berharap suatu hari kamu dapat inspirasi dari makanan," Ilona
55. Ada masa Habibie mau menyerah. Saat Indonesia tidak tergabung Nato lagi. Ide-ide pesawat diambil alih departement pertahanan. Ia mengeluh ke ibu dan rekan, dirinya merasa gagal. Curhat ke ibu, ingin pulang.
56. "Memang tidak mudah untuk menjadi mata air yang jernih," Ibunda Habibie
57. Ibu ada ketika anak gamang, hilang arah, dan atau hampir menyerah. Ibunya mensugensti Habibie bahwa dia itu kiat, "Kamu tidak boleh lupa. Siapa diri kamu sebenarnya." 
58. "Rudy ingin buatkan pesawat untuk mami. Untuk Indonesia," Habibie.
59. "Ingat, mata air itu selalu muncul di tanah yg bergolak," Pastur
60. "Rudy, selama saya menjadi presiden Indonesia. Saya ingin membangun Indonesia menjadi macan di Asia dan Afrika. Pulanglah. Jangan lama-lama di Eropa," pesan Soekarno pada Habibie.
61. "Ibu dari Jawa. Ayah dari Gorontalo. Namun kamu Rudi, dari Indonesia," Ibu Habibie.
62. Di berbagai tempat sudut kampus, tetap shalat. Tidak meninggalkannya.

60 Lebih Note Belajar Cinta dan Cita Film Rudy Habibie (Habibie dan Ainun 2). Penulis menonton film Rudy Habibie (Habibie dan Ainun 2) pada awal desember 2019, melalui aplikasi Hooq. Kebetulan juga dapat paket nonton free dari Telkomsel, kartu Halo. Menonton film biografi, membawa semangat dan inspirasi baru. Tenaga yang luar biasa. Karena ia berdasar realitas. Terutama saat kita mengahadapi masalah tidak mudah, sedang para tokoh ini telah melaluinya. Mempraktekkan nilai dan kebijaksanaan hidup. Apalagi sosok Habibie, terkenal saintis, teknokrat, yang religius.