• Cirebon, Indonesia
  • 0899-5625-137
  • anamfal.pesantren@gmail.com

Minggu, 06 November 2022

Belajar dari Pesantren Darunnajah Jakarta : Jangan Pernah Takut Bercita-Cita Besar, Ulama-Ulama Kita Tidak Pernah Tunduk Pada Realitas

Belajar dari Pesantren Darunnajah Jakarta : 
Jangan Pernah Takut Bercita-Cita Besar, Ulama-Ulama Kita Tidak Pernah Tunduk Pada Realitas

Pendiri & Pengasuh Pesantren Qur'an Anamfal Indonesia, Cirebon

Pesantren Qur'an Anamfal Indonesia, Menjadi Salahsatu Peserta "Konferensi Internasional Pengasuh Pesantren se-Asia Tenggara" di Pesantren Darunnajah Jakarta 2022

Alhamdulillah Pesantren Qur'an Anamfal Indonesia, Cirebon, insya Allah berkesempatan menjadi salah satu delegasi dari ratusan pesantren se-Asean yang menghadiri Konferensi Internasional Pengasuh Pesantren se-Asia Tenggara (ICOP - Internasional Conference on Pesantren) pada 7-8 nov 2022. Peserta pun sudah hadir 6 nov 2022, dari waktu Ashar. 

Ketertarikan dengan Darunnajah, sesungguhnya sejak kecil. Karena ibu, Nyai Nihayaturrohmah, sempat mondok di sini. Menarik lagi, salahsatu pendiri & tokoh sentralnya, KH. Mahrus Amin, berasal dari Cirebon. 

Pertama ke sini tahun 2013/2014, kaget ada kolam renang, dan pernah ada acara bersama Fak. Ushuluddin UIN Jakarta, bertemu Wakil Rektor Univ. Islam Madinah. Melobby pemberangkatan delegasi yang akan Study Tour Islam Ke Mekkah-Madinah. Akhirnyapun bertemu dan makan bersama dengan KH. Sofwan Manaf yanga sangat berkesan, sangat bersahaja sekali pribadinya. 

Belajar dari Pesantren Darunnajah Jakarta, ini catatan sedikit sebelum konferensi:
  1. Darunnajah, sama dengan Gontor. Pada awalnya merupakan Pesantren Salaf, layaknya pesantren NU pada umumnya. Namun guna menjawab tantangan zaman modern dan global, merubah strategi menjadi Pesantren Khalaf (modern). 
  2. Berawal santri 3 orang yang mukim. Kini ribuan santrinya. 
  3. Pernah pindah lokasi pesantren, setidaknya 2x. Tidak menyurutkan langkah. Termasuk yang sekarang menjadi Gedung DPR RI, sebagian tanahnya dahulu pernah digunakan Darunnajah membangun pesantren. 
  4. Dahulu kesusahan mencari tempat permanen pesantren. Kini memiliki pesantren cabang se-Indonesia. Bahkan tahun ini akan launching Universitas Darunnajah, yang dahulu STAI. 
  5. Memiliki cita-cita mendirikan 1000 pesantren di Nusantara. Kini sudah berdiri 17 pondok se-Indonesia, dengan 64 satuan pendidikan. 
  6. Kesusahan dan kesengsaraan perjalanan tholabul ilmi (menuntut ilmu) pendiri Darunnajah, KH. Abdul Manaf Mukhayyar, dengan berjualan pelepah daun pisang dan jalan kaki dari Pal Merah ke Tanah Abang Jamiatul Khoir (6 KM), jalan melalui jalur rel kereta. Tidak memakai sendal dan sepatu. Tanpa alas kaki. Menjadi penyemangat pendiri untuk anak dan masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang lebih mudah dan lebih baik.
  7. Visi ke depan. Dulu daerah Ulujami saat awal berdiri pesantren adalah hutan. Tak ada akses jalan. Kini menjadi kota metropolitan. 
  8. Kesusahan dan kesulitan keuangan dalam membangun fasilitas dan pengembangan tidak membuatnya mundur. Awalnya tidak ada sumber dana. Bantuan swadaya masyarakat. Bahkan terpaksa hutang. Lalu mendirikan unit usaha dari toko material, kerajinan peci, koperasi, kebun, ayam, menyewakan kursi, dan usaha lainnya. 
  9. Pendiri mewakafkan 5 hektar lebih tanahnya. Diakadkan wakaf. Bukan hanya mencari hidup di pesantren, namun justru menghidupi pesantren. 
  10. Kesungguhan dan keikhlasan para pendiri, membuta menarik simpati bantuan dalam dan luar negeri. Dukungan berbagai pihak.
Sebagai pesantren yang didirikan oleh alumni dan dibantu Gontor. Banyak kesamaan prinsip Darunnajah, dan Gontor. Namun juga berjalannya waktu, tentu Darunnajah memiliki karakter dan kekhasan sendiri. Semoga bisa menulis di lain waktu. 

Oh iya untuk menghadiri konferensi pesantren internasional ini, penulis sempat bimbang. Karena dalam waktu yang dekat, ada acara R20 (Religion of Twenty) dan AICIS (Annual International Conference on Islamic Studies), di Bali. Namun deangan realitas yang sedang dihadapi penulis dalam membangun dan mengembangkan Pesantren Qur'an Anamfal Indonesia di Cirebon. Menghadiri konferensi internasional pesantren yang diadakan Darunnajah adalah pilihan tepat. Bismillah. 

Selamat berkonferensi. Menikmati hidangann ilmu, pengalaman, dan jaringan siaturrahim pesantren se-Indonesia dan internasional.


Pesantren Qur'an Anamfal

Sekretariat Pesantren Quran Anamfal 
Jl. Raya Pasawahan,
 Pasawahan, Susukan Lebak, Cirebon 
West Java - Indonesia

Kantor Anamfal Jakarta 
@Pondok Indah Office Tower 2, Lt. 15
Jl. Sultan Iskandar Muda Kav. V-TA, Pondok Indah, Jakarta Selatan

Kontak

Call Center
CS +62899-5625-137 
Hilmi +62853-5135-5201 

Email: anamfal.pesantren@gmail.com 
Web : www.anamfalpesantren.com

Daftar Orang Tua Asuh

Visitors