• Cirebon, Indonesia
  • 0899-5625-137
  • anamfal.pesantren@gmail.com
Santri Anamfal, Ikut Seleksi Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) Ke-5 Tingkat Asean Santri asal Riau, juara 1 Lomba Pidato se-Jabodetabek Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Bogor Praktek Bahasa Asing dan Pengembangan Wawasan Global di @America dan Korean Culture Center Indahnya Hidup Kami, Kareana Selalu Bersama Al-Quran Santri Ditanamkan Pendidikan Tujuan Hidup, Makna Ibadah, Dzikir, dan Amal

Sabtu, 23 April 2022

Wakaf Terbaik dalam Hidupku dan Bukti Bakti Orangtua Ramadhan Tahun Ini

   

Wakaf Pembangunan Asrama Putra-Putri Pesantren Qur'an Anamfal


"Jika Ini Bulan Puasa Terakhirku?"

Ramadhan Kareem, Ini Wakaf Terbaik 
dalam Hidupku & Niatkan Pahala Ayah-Ibu
Semoga kita dapat meraih keberkahannya 10 Ramadhan terakhir
melalui amal kebajikan & bukti Bakti Orangtua

"Bagaimana mungkin engkau mendapatkan sesuatu yang luar biasa, 
sementara engkau belum melakukan sesuatu yang luar biasa." 

(Ibnu Athaillah As-Sakandary)

"Sedekah termasuk salah satu jenis peperangan. Orang yang penakut akan gemetar mengeluarkannya. 
Sedangkan orang pemberani akan kokoh mengeluarkannya."

(Ibnu Taimiyah)

"Pembangunan Asrama Putra-Putri Pesantren Qur'an Anamfal, 
Calon Ahlul Qur'an Pemimpin Masa Depan"

6 Muhsinin Feedback +Ekstra
1. Amal Jariyyah terus mengalir pahala, sekalipun sudah meninggal
2. Membersihkan harta dan keberkahan
3. Tergabung Majelis Taklim Muhsinin Anamfal
4. Laporan keuangan dan kegiatan transparan
5. Do'a Para Asatidz/Pengasuh dan santri Penghafal Qur'an
6. Ikut kontribusi dakwah Al-Qur'an visi skala global berkelanjutan.

> Rp 20 Juta 
 1. Kwitansi
 2. Sertifikat Wakaf berbingkai
 3. Tiga buah Souvenir khas/buku tema Al-Qur'an Anamfal 

> Rp 50 Juta 
 1. Kwitansi
 2. Sertifikat Wakaf berbingkai
 3. Lima buah Souvenir khas/buku tema Al-Qur'an Anamfal 
4. Plakat Muhsinin Anamfal

> Rp 100 Juta 
1. Kwitansi
2. Sertifikat Wakaf berbingkai
3. Sepuluh buah Souvenir khas/buku tema Al-Qur'an Anamfal 
4. Plakat Muhsinin Anamfal 
5. Kamar/ruang belajar an. Donatur/Orangtuanya 
6. Prasasti yang mencantumkan Nama donatur/muhsinin terbesar, ditempatkan pada lokasi strategis pesantren

> Rp 1 Milyar 
1. Kwitansi
2. Sertifikat Wakaf berbingkai
3. Dua Puluh buah Souvenir khas/buku tema Al-Qur'an Anamfal 
4. Plakat Muhsinin Anamfal
5. Kamar/ruang belajar an. Donatur/Orangtuanya 
6. Satu Lantai Gedung an. Donatur/Orangtuanya 
7. Prasasti yang mencantumkan Nama donatur/muhsinin terbesar, ditempatkan pada lokasi strategis pesantren
8. Berhak dimakamkan di kompleks makam keluarga pesantren

wakaf.anamfalpesantren.com

Konfrim WA 0899 5625 137

Transfer BSI 780-101-780-0
An. YYS Qur'an Dampak positif Global (Anamfal)

Info Lengkap Program Wakaf Pembangunan Asrama Penghafal Qur'an Anamfal:
2. Profil Lengkap Wakaf Pembangunan Asrama Putra-Putri Penghafal Qur'an Anamfal 
3. Download PDF Lengkap Proposal Wakaf Asrama Putra-Putri Anamfal
4. [Gallery] Khotmil Qur'an Dan Syukuran Peletakkan Batu Pertama Asrama Putra-Putri Anamfal Bersama KH. Lukman Hakim Al-Hafiz, M.A
5. Update Laporan Wakaf & Progress Pembangunan Asrama Putra-Putri Anamfal
6. [Poster] Resolusi Awal Tahun 2022 : Andakah Hamba Allah Pilihan yang Pertama Wakaf 100 Juta?
7. Wakaf Terbaik dalam Hidupku dan Bukti Bakti Ayah-Ibu Ramadhan Tahun Ini

Jumat, 22 April 2022

Kartini, Santriwati Kesayangan Mbah Sholeh Darat (Part 2 / Akhir)

Oleh: Dr. M. Rikza Chamami, MSi

KH Sholeh Darat, Guru Ulama dan Tokoh Nusantara

Dua surat itu sudah cukup menggambarkan siapa sosok Kartini. Kartini adalah seorang muslimah. Bahkan, KH Asrori Al Ishaqi menyebutkan bahwa Kartini adalah waliyullah (kekasih Allah). Sebagai putri keturunan raja, Kartini menguatkan dirinya dengan mengaji dan belajar agama. Dan yang menginspirasi isi agama Islam dalam Al-Qur’an bagi Kartini adalah Mbah Sholeh Darat.

Pertemuan Kartini dengan Mbah Sholeh Darat bukan hanya dalam satu kali pengajian saja, sebagaimana disebutkan beberapa penulis. Ternyata Kartini selalu hadir dalam pengajian-pengajian Mbah Sholeh Darat di Demak, Kudus, dan Jepara. Tentang kapan hal itu terjadi, ada perbedaan pendapat. KH Musa Machfudh sebagaimana ditulis Abdullah Salim menyebut bahwa pertemuan Mbah Sholeh dengan Kartini pada tahun 1901 (dua tahun sebelum pernikahan Kartini). Sementara Amirul Ulum meyakini pertemuan itu sebelum 19 Februari 1892. Sebab, Kartini mulai menjalani pingitan (penjara keluarga) sejak awal 1892 (ada yang menyebutkan akhir tahun 1891).

Terlepas dari perbedaan waktu itu, Kartini dikenal memiliki semangat belajar yang tinggi. Karena semangat Kartini dalam mempelajari isi Al-Qur’an, Mbah Sholeh selalu memberikan pretilan (tulisan tangan dengan satu dua lembar kertas) kepada Kartini. Dari situlah Kartini mulai belajar huruf Arab Pegon. 

Bagi Kartini, belajar Arab bukanlah sulit. Sebab ia juga dikenal sebagai wanita Jawa yang menguasai bahasa Belanda, Perancis, dan Inggris. Kartini pun menjadi santri kalong kesayangan Mbah Sholeh Darat. Kartini sangat kritis, maka tidak aneh jika di usia 12 tahun ia sendiri mengatakan sudah berani melawan penjajah.

Pada awal belajar Al-Qur’an, Kartini mengaku hampa. Sebab, ia hanya belajar mengeja dan membaca, sementara isi kandungan Al-Qur’an tidak dapat diserap. Ia mengibaratkan bahwa belajar Al-Qur’an dengan model demikian akan menjadikan orang Islam tidak mengetahui mutiara hikmah yang terkandung di dalamnya. Ketika meminta gurunya mengartikan Al-Qur’an, justeru Kartini dimarahi. 

Kartini pun gelisah. Ia berontak karena merasa belum sempurna Islamnya jika belum tahu isi Al-Qur’an. Bahasa asing seperti Belanda, Prancis, dan Inggris yang berhasil ia kuasai mendorong dirinya untuk memahami bahasa agamanya, yakni Arab. Namun, Kartini tidak menemukan guru bahasa Arab atau guru tafsir. 

Kegelisahan itu kemudian dia tulis dalam suratnya kepada Stella EH Zeehandelaar tertanggal 6 November 1899: “Al-Qur’an terlalu suci untuk diterjemahkan dalam bahasa apapun juga. Di sini orang juga tidak tahu Bahasa Arab. Di sini, orang diajari membaca Al-Qur’an, tetapi tidak mengerti apa yang dibacanya. Saya menganggap itu pekerjaan gila; mengajari orang membaca tanpa mengajarkan makna yang dibacanya”.

Begitu dahsyatnya Kartini melakukan kritik kuat terhadap pembelajaran agama di akhir abad 19 itu. Dan itu menunjukkan kuatnya minat Kartini untuk memahami isi Al-Qur’an. Dan saat itu, belum ada Tafsir Al-Qur’an yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Melayu atau Jawa. Wajar, jika Kartini menjadi penasaran!

Dalam lanjutan suratnya, Kartini menulis: “Sama halnya seperti kamu mengajar saya membaca buku bahasa Inggris yang harus hapal seluruhnya, tanpa kamu terangkan maknanya kepada saya. Kalau saya mau mengenal dan memahami agama saya, maka saya harus pergi ke negeri Arab untuk mempelajari bahasanya di sana. Walaupun tidak saleh, kan boleh juga jadi orang baik hati. Bukankah demikian Stella?”

Kalimat itu menyiratkan ketidakberdayaan Kartini akan bahasa Arab. Sampai-sampai dia ungkapkan keinginannya ke negeri Arab untuk belajar, dan itu tentu tidak mungkin. Bahkan, harapannya ke Belanda yang ia kuasai bahasanya saja gagal dan digantikan Agus Salim. Maka ia menanti kehadiran orang Jawa yang pernah di negeri Arab agar bisa menjelaskan isi Al-Qur’an.

Siapakah dia? Mbah Sholeh Darat lah yang mampu membuka wawasan Islam Kartini. Al-Qur’an yang demikian suci dibuka maknanya sehingga Kartini memahaminya. Kepada Mbah Sholeh Darat, Kartini belajar Tafsir Faidlur Rahman.

Tafsir Faidlur Rahman fi Tarjamati Tafsir Kalam Malikid-Dayyan jilid satu ditulis selama sebelas bulan oleh Mbah Sholeh Darat (20 Rajab 1309 H/19 Februari 1892 sampai 19 Jumadal Ula 1310 H/9 Desember 1892 M). Jilid pertama ini berjumlah 503 halaman dengan bahasan surat al-Fatihah dan surat al-Baqarah. Kitab tafsir itu selanjutnya dicetak oleh percetakan HM Amin Singapura pada 27 Rabiul Akhir 1311 H/7 November 1893.

Source: Kemenag RI.

Belum baca bagian 1? Klik >>> Kartini, Santriwati Kesayangan Mbah Sholeh Darat (Part 1)

Kartini, Santriwati Kesayangan Mbah Sholeh Darat (Part 1)

Oleh: Dr. M. Rikza Chamami, MSi

RA Kartini, Seorang Santriwati Teladan

Satu keping sejarah Kartini yang belum banyak terungkap adalah hubungan dia dengan Mbah Sholeh Darat, ulama yang mempengaruhi kehidupan spiritual Kartini.

Raden Ajeng Kartini yang lahir di Mayong Jepara 21 April 1879 M bertepatan dengan 28 Rabi’ul Akhir 1297 H memang selalu menarik untuk dikaji. Ia adalah perempuan Jawa yang seakan memang sudah dewasa. Padahal dilihat dari sejarah hidupnya, ia hanyalah anak muda yang ketika menikah berusia 24 tahun dan meninggal pada usia 25 tahun (17 September 1904).

Bisa dibayangkan, dalam usianya yang 25 tahun itu ia telah menjadi inspirasi dunia. Lantas,  bagaimana Kartini mampu menerobos pintu sejarah yang demikian ketat, sehingga dirinya mampu menjadi tauladan bangsa?

Jawabnya adalah bahwa Kartini merupakan sosok perempuan yang peduli pendidikan. Hari-harinya dimanfaatkan untuk belajar, membaca, beribadah, dan berdiplomasi dengan gaya korespondensi. Itu dilakukan karena tradisi Jawa kala itu tidak membolehkan perempuan keluar jauh-jauh dari rumah. Dan Kartini membuktikan bahwa tembok Kadipaten tidak menghalanginya untuk tetap belajar.

Salah satu guru Kartini adalah KH Muhammad Sholeh bin Umar (Mbah Sholeh Darat). KH Imam Taufiq, pengampu pengajian rutin Kitab Mbah Sholeh Darat di Masjid Agung Kauman Johar Semarang, menyebutkan bahwa Kartini punya hubungan guru-murid dengan Mbah Sholeh Darat. Hal senada disampaikan Amirul Ulum, santri Mbah Maimun Zubair yang menulis buku “Kartini Nyantri”. Dalam buku itu dibuatkan bab khusus berjudul: “Islam, Agama Kartini” yang juga membahas tentang “Hadiah Tafsir Pegon untuk Kartini”. Gus Amir juga menjelaskan secara kisah pertemuan dan dialog kyai-santriwati itu.

Imron Rosyadi dalam buku “RA Kartini, Biografi Singkat 1879-1904” juga mengungkap kisah yang sama. Bahkan dalam dua buku Biografi yang ditulis khusus oleh panitia untuk memperingati Haul Mbah Sholeh Darat juga menyebutkan pertemuan dan hubungan Kartini dengan Mbah Sholeh Darat. Buku biografi Mbah Sholeh Darat yang pertama ditulis Abdullah Salim pada 1982 dan disempunakan kembali edisi kedua pada 16 Juli 1983 M/5 Syawwal 1403 H. Buku ini menjelaskan pertemuan Kartini dengan Mbah Sholeh Darat.

Biografi Mbah Sholeh Darat juga ditulis Gus Agus Taufiq (menyamarkan namanya dengan Abu Malikus Salih Dzahir) dan Gus Mohammad Ichwan. Buku ini juga mengungkap persinggungan Mbah Sholeh dengan Kartini. Mastuki dan M. Ishom Elseha dalam bukunya “Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Cakrawala Pemikiran di Era Pertumbuhan Pesantren” juga menjelaskan figur dialektika Kartini dengan Mbah Sholeh Darat sebagai Kyai akhir abad 19 yang menulis dengan huruf pegon. Kisah pertemuan Kartini dan Mbah Sholeh ini ada juga ditulis oleh Wiwid Prasetyo dalam bentuk novel bertajuk “The Chronicle of Kartini: Gadis Ningrat Pengubah Wajah Wanita Jawa dan Pencetus Sekolah Wanita Pertama”. 

Jauh sebelum itu semua, surat-surat Kartini sudah terpublikasikan rapi dalam “Door Duisternis tot Licht” atau “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Ada dua buku berjudul “Brieven aan Mevrouw R.M. Abendanon-Mandri en Haar Echtgenoot Met Andere Documenten” yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul “Surat-Surat kepada Ny. R.M. Abendanon-Mandri dan Suaminya”.

Dalam dua surat Kartini kepada Tuan EC Abendanon tertanggal 15 Agustus 1902 dan 17 Agustus 1902 secara eksplisit menyebut gurunya adalah seorang tua. Bahkan Kartini menyebut bahwa orang Jawa menulis naskah dengan menggunakan huruf Arab (dalam tradisi pesantren disebut huruf Pegon atau huruf Jawi).

“Saya sungguh gembira melihat perkembangan kesenian bangsa bumiputera… Bahagia mendapatkan segala sesuatu yang indah. Cahaya Tuhan ada dalam diri manusia, dalam apa saja, bahkan juga sesuatu yang tampaknya paling buruk… Saya berharap dengan pendidikan dapat membantu pembentukan watak, dan paling utama adalah cita-cita… Saya hendak berbicara dengan kamu tentang bangsa kami, dan bukan tentang pendidikan. Tentang hal itu nanti bukan? Di sini ada seorang orang tua, tempat saya meminta bunga yang berkembang di dalam hati. Sudah banyak yang diberikan kepada saya, sangatlah banyak lagi bunga simpanannya. Dan saya ingin lagi, senantiasa ingin lagi… Saya tidak mau lagi belajar membaca Al-Qur’an, belajar menghafal amsal dalam bahasa asing, yang tidak saya ketahui artinya. Dan boleh jadi, guru-guru saya, laki-laki dan perempuan juga tidak mengerti. Beritahu saya artinya dan saya akan mau belajar semua. Saya berdosa, kitab yang suci mulia itu terlalu suci untuk diterangkan artinya kepada kami”.

Surat yang sangat panjang itulah kata hati Kartini dalam mengungkapkan betapa dirinya mendapatkan ilmu dari orang tua dalam hal isi kandungan Al-Qur’an. Bahkan kalimat setelah itu ia menegaskan: “Tahun berganti tahun, kami namanya orang Muslim, karena kami turunan orang Muslim. Dan Kami namanya saja Muslim, lebih daripada itu tidak. Tuhan, Allah, bagi kami hanya semata-mata kata seruan. Sepatah kata, bunyi tanpa arti dan rasa. Demikian kami hidup terus, sampai tiba hari yang membawa perubahan dalam kehidupan jiwa kami. Kami telah menemukan Dia, yang tanpa disadari telah bertahun-tahun dirindukan oleh jiwa kami.”

Dalam surat lainnya kepada Tuan EC Abendanon tertanggal 17 Agustus 1902, Kartini menulis: “Selamat pagi, melalui surat ini Adik datang lagi untuk bercakap-cakap… Kami merasa senangnya, seorang tua yang telah menyerahkan kepada kami naskah-naskah lama Jawa yang kebanyakan menggunakan huruf Arab. Karena itu kini kami ingin belajar lagi membaca dan menulis huruf Arab. Sampai saat ini buku-buku Jawa itu semakin sulit sekali diperoleh lantaran ditulis dengan tangan. Hanya beberapa buah saja yang dicetak. Kami sekarang sedang membaca puisi bagus, pelajaran arif dalam bahasa yang indah. Saya ingin sekali kamu mengerti bahasa kami… Patuh karena takut! Bilakah masanya datang firman Allah yang disebut cinta itu, meresap ke dalam hati manusia yang berjuta-juta itu?… Demikianlah saya, anak yang baru berumur 12 tahun hanya seorang diri berhadapan dengan  kekuasaan musuh…  Tuhan itu besar, Tuhan itu kuasa!”




Kamis, 21 April 2022

Berbagai Pilihan Layanan Pendidikan Qur'an Anamfal Group

Baik Langsung Tatap Muka &/ Online.

One Stop Solution Layanan Pendidikan Qur'an Anamfal Group


I. Qiroah & Tahsin
1. Pesantren Qur'an Anamfal
Remaja. Langsung
2. Rumah Quran BNQ
Anak. Langsung
3. Privat Ngaji Qur'an BNQ
Anak, Remaja, & Dewasa. Langsung &/ Online
4. Santri Online Anamfal 
Anak-Remaja, & Dewasa-Lansia. Online.

II. Tahfiz
1. Pesantren Qur'an Anamfal
Remaja. Langsung.
2. Rumah Quran BNQ
Anak & Remaja. Langsung
3. Privat Ngaji Qur'an BNQ
Anak, Remaja, & Dewasa. Langsung &/ Online
4. Santri Online Anamfal 
Anak-Remaja, & Dewasa-Lansia. Online.

III. Tafsir
Pusat Kajian Tafsir Qur'an (PKTQ)
Remaja, Dewasa, & Lansia. Langsung &/ Online.
1. Tafsir Juz Amma
2. Tafsir Surah-Surah Pilihan : Al-Fatihah, Ya Siin, Ar-Rahman, Al-Waqiah, Al-Mulk, & Al-Kahfi
3. Webinar PKTQ Nasional & Internasional : Problematika Kontemporer
4. Hasyiah Showi ala Tafsir Jalalain
5. Bedah Karya Ilmiah Nasional Ilmu Qur'an & Tafsir 
6. Ngaji Pasaran Ramadhan: Tafsir Quran Karim

IV. Tilawah
1. Pesantren Qur'an Anamfal
Remaja. Langsung.
2. Privat Ngaji Qur'an BNQ
Anak, Remaja, & Dewasa. Langsung &/ Online
3. Santri Online Anamfal 
Anak, Remaja, & Dewasa. Langsung &/ Online

V. Bahasa Arab
1. Pesantren Qur'an Anamfal
Remaja. Langsung
2. Santri Online Anamfal
Remaja-Dewasa. Online.

VI. Kitab Qurrotul Uyun
1. Pesantren Qur'an Anamfal
Remaja. Langsung
2. Santri Online Anamfal
Dewasa-Lansia. Online.

VII. Kitab-Kitab Kuning/Klasik
1. Pesantren Qur'an Anamfal
Remaja. Langsung
2. Santri Online Anamfal
Dewasa-Lansia. Online.

VIII. Majelis Taklim Muhsinin
Remaja, Dewasa, & Lansia. Langsung &/ online.
1. Panduan ibadah
2. Pengingat Ibadah, Ngaji, & sedekah/Ziswaf.

IX. Fami Bisyauqin
Remaja, Dewasa & Lansia. Online.
Komunitas saling memotivasi dan mengingatkan istiqomah Seminggu Khatam Qur'an.

  1. Masing-masing program terdapat: Website, sosial media, dan group WA.
  2. Silahkan share dan pilih program yang dibutuhkan atau diinginkan. Baik untuk diri, anak, orangtua dan teman. Info Admin untuk info lengkap.
  3. Semua program dakwah dan pendidikan Al-Quran tidak "dipatok" biaya. Namun berdasarkan Infak/Sedekah untuk operasional. Khsusunya sangat dibantu Muhsinin Anamfal yang menyalurkan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) pada Anamfal.
  4. Semua program untuk Yatim-Dhuafa, gratis/tanpa biaya. Bahkan difasilitasi.

Gabung Group Calon Peserta Ngaji
  1. WA Group: https://chat.whatsapp.com/DyCPApi7Ta2A223PZaD1tN
  2. Telegram Group: https://t.me/anamfal
Info WA: https://wa.me/628995625137

Present By:

Support: 


Jadwal Ngaji Pasaran Ramadhan Pesantren Qur'an Anamfal 1443 H / 2022 M

Jadwal Ngaji Pasaran Ramadhan Pesantren Qur'an Anamfal 1443 H / 2022 M

Ngaji Pasaran Ramadhan Pesantren Qur'an Anamfal 1443 H / 2022 M

Agenda ngaji dimulai hari ini Rabu, 30 Maret 2022 sampai pertengahan bulan puasa.

I. SENIN
03:00-03:30: Sahur
03:30-04:30: Tadarus Qur'an I
04:30-05:00: Shubuh Jamaah
05:00-06:00: Ust.Kamil Al-Hafiz - Kelas Tahfiz
09:00-12:00: (Jika sekolah libur) Shalat Dhuha. Muroja'ah & Ujian Per-1 Juz
16:00-17:30: Ar-Rahman & Al-Waqiah & Mutola'ah Pelajaran
17:30-18:00: Mandi & Buka Puasa 
18:30-19:00: Kitabah Al-Qur'an
19:00-20:00: Isya & Tarawih
20:00-21:00: Tadarus Quran II
21:00-23:00: Ust.Faisal Hilmi, M.A - Tafsir Qur'an Karim
23:00-03:00: Al-Mulk & Istirahat

II. SELASA
03:00-03:30: Sahur
03:30-04:30: Tadarus Qur'an I
04:30-05:00: Shubuh Jamaah
05:00-06:00: Ust.Kamil Al-Hafiz - Kelas Tahfiz
09:00-12:00: (Jika sekolah libur) Shalat Dhuha. Muroja'ah & Ujian Per-1 Juz
16:00-17:30: Ar-Rahman & Al-Waqiah & Mutola'ah Pelajaran
17:30-18:00: Mandi & Buka Puasa 
18:30-19:00: Kitabah Al-Qur'an
19:00-20:00: Isya & Tarawih
20:00-21:00: Tadarus Quran II
21:00-23:00: Ust.Faisal Hilmi, M.A - Tafsir Qur'an Karim
23:00-03:00: Al-Mulk & Istirahat

III. RABU
03:00-03:30: Sahur
03:30-04:30: Tadarus Qur'an I
04:30-05:00: Shubuh Jamaah
05:00-06:00: Kelas Tahfiz
09:00-12:00: (Jika sekolah libur) Shalat Dhuha. Muroja'ah & Ujian Per-1 Juz
16:00-17:30: Ar-Rahman & Al-Waqiah & Mutola'ah Pelajaran
17:30-18:00: Mandi & Buka Puasa 
18:30-19:00: Kitabah Al-Qur'an
19:00-20:00: Isya & Tarawih
20:00-21:00: Tadarus Quran II
21:00-23:00: Ust.Faisal Hilmi, M.A - Tafsir Qur'an Karim
23:00-03:00: Al-Mulk & Istirahat

IV. KAMIS
03:00-03:30: Sahur
03:30-04:30: Tadarus Qur'an I
04:30-05:00: Shubuh Jamaah
05:00-06:00: Kelas Tahfiz
09:00-12:00: (Jika sekolah libur) Shalat Dhuha. Muroja'ah & Ujian Per-1 Juz
16:00-17:30: Ar-Rahman & Al-Waqiah & Mutola'ah Pelajaran
17:30-18:00: Mandi & Buka Puasa 
18:30-19:00: Ngaji Ya Siin & Tafsir Quran Karim
19:00-20:00: Isya & Tarawih
20:00-22:00: 
-Nyai Nihayah: Tilawatil Qur'an(I&II)
-Ust.Faisal Hilmi, M.A: Qurrotul Uyun (III)
22:00-03:00: Al-Mulk & Istirahat

V. JUM'AT
03:00-03:30: Sahur
03:30-04:30: Tadarus Qur'an I
04:30-05:00: Shubuh Jamaah
05:00-06:00: Ngaji Al-Kahfi & Tafsir Quran Karim
06:00-18:00: Libur/Kerja Bakti
16:00-17:30: Ar-Rahman & Al-Waqiah
17:30-18:00: Mandi & Buka Puasa 
19:00-20:00: Isya & Tarawih
20:00-21:00: Tadarus Quran II
21:00-23:00: Ust.Faisal Hilmi, M.A - Tafsir Qur'an Karim
23:00-03:00: Al-Mulk & Istirahat

VI. SABTU
03:00-03:30: Sahur
03:30-04:30: Tadarus Qur'an I
04:30-05:00: Shubuh Jamaah
05:00-06:00: Kelas Tahfiz
09:00-12:00: (Jika sekolah libur) Shalat Dhuha. Muroja'ah & Ujian Per-1 Juz
16:00-17:30: Ust. Fathuddin
-Hadis Arbain Nawawi (I)
-Kailani II (II & III)
17:30-18:00: Mandi & Buka Puasa 
18:30-19:00: Kitabah Al-Qur'an
19:00-20:00: Isya & Tarawih
20:00-21:00: Tadarus Quran II
21:00-23:00: Ust.Faisal Hilmi, M.A - Tafsir Qur'an Karim
23:00-03:00: Al-Mulk & Istirahat

VII. AHAD
03:00-03:30: Sahur
03:30-04:30: Tadarus Qur'an I
04:30-05:00: Shubuh Jamaah
05:00-06:00: Ust.Usman, S.H.I
-Tashrif (I)
-Sullamut Taufiq (II&III)
09:00-12:00: (Jika sekolah libur) Shalat Dhuha. Muroja'ah & Ujian Per-1 Juz
16:00-17:30: Ar-Rahman & Al-Waqiah & Mutola'ah Pelajaran
17:30-18:00: Mandi & Buka Puasa 
18:30-19:00: 70 Motivasi Ahlul Qur'an
19:00-20:00: Isya & Tarawih
20:00-21:00: Tadarus Quran II
21:00-23:00: Ust.Faisal Hilmi, M.A - Tafsir Qur'an Karim
23:00-03:00: Al-Mulk & Istirahat




Kamis, 07 April 2022

Download Brosur Penerimaan Santri Baru Pesantren Qur'an Anamfal 2022

 

Download Brosur Penerimaan Santri Baru Pesantren Qur'an Anamfal 2022 (depan)



Profile
Pesantren Qur'an Anamfal adalah lembaga pendidikan Islam berasrama (mukim) dengan program takhassus Al-Qur'an. Lingkungan pesantren aktif komunikasi harian Arab & English. Dilengkapi program pengembangan diri (self development). Dalam naungan Yayasan Qur'an Dampak Positif Global (Anamfal), SK. Kemenhumkam RI No. AHU- 0016378.AH.01.12. Tahun 2017.

Visi; Melahirkan generasi Ahlul Qur'an bermanhaj Ahlu Sunnah wal Jama'ah, visi global, terampil, aktif berkarya, mampu memimpin bangsa dan dunia. Baik menjadi ulama, cendekiawan, atau pun profesional. Sistem yang diterapkan integrasi model pesantren salaf (klasik) dan khalaf (modern). 

Berikhtiar menjadi pesantren Indonesia pertama yang membuka cabang di luar negeri (111 Negara 5 Benua). Harapannya, mimpi program ini dapat menjadi inspirasi kontribusi global dari masyarakat Indonesia khususnya dan warga dunia umumnya. Mendorong masyarakat (umat), mewujudkan Indonesia menjadi Leader of The World (memimpin peradaban dunia).

Dewan Asatidz 
Guru terdiri dari Ustadz & Ustadzah yang berkompeten & berpengalaman dalam mengajar Qur'an & ilmu ke- Islaman lainnya. Termasuk para Hafiz & Hafizoh. Background dari berbagai pesantren (Buntet/Tebu Ireng/ Al-Hikam /Munawwir/Lirboyo/etc) & universitas terkemuka baik dalam & luar negeri (UIN/IIQ/Univ. Al-Azhar/Univ.Qatar/DualArabi Kairo/IIUM/etc).

11 Target Standar Lulusan
  1. Mampu membaca Al-Qur'an secara tartil (Qiroah) 
  2. Dapat membaca indah (Tilawah) 
  3. Menjadi Hafiz/Hafizoh (30 Juz) 
  4. Dapat menjelaskan kandungan dasar isi Al-Qur'an (Tafsir) 
  5. Tertanamnya keimanan kuat sebagai Muslim berprinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah
  6. Menjunjung Akhlakul Karimah 
  7. Menyebarkan rahmat lil alamin 
  8. Penguasaan ilmu ke-Islaman secara komprehensip, dengan keahlian khususIlmu Al-Qur'an 
  9. Aktif komunikasi Arab & English 
  10. Aktif berkarya 
  11. Think big & global vision (berfikir besar dan visi internasional).

3 Program Unggulan Pesantren Anamfal
  1. Al-Qur'an 
  2. Bahasa Asing (Arab & Inggris)
  3. Global Vision

Kuota Terbatas
Hanya 500rb/bulan, (/Semampunya). Tersedia Beasiswa Yatim/Dhuafa (Gratis Pesantren & Sekolah).

Masa Pendaftaran
5 April - 5 Juli 2022

Gratis Gabung Group WA Calon Santri  Baru

Download PDF Brosur Penerimaan Santri Baru Pesantren Qur'an Anamfal 2022

Download Brosur Penerimaan Santri Baru Pesantren Qur'an Anamfal 2022 (belakang)

Sekretariat Pesantren Qur'an Anamfal 
Taman Manis 3A, Asem, Lemahabang, Cirebon - Jawa barat, Indonesia 
Pasawahan, Susukanlebak, Cirebon 

WA Call Center

Email: anamfal.pesantren@gmail.com 




Keluarga Besar Pesantren Qur'an Anamfal Mengucapkan Selamat Bulan Suci Ramahdan 1443 H / 2022 M

Poster Ucapan Ramadhan Pesantren Qur'an Anamfal



Keluarga Besar Pesantren Qur'an Anamfal Mengucapkan Selamat Bulan Suci Ramahdan 1443 H / 2022 M
 

Senin, 31 Januari 2022

Cerita dari Muktamar NU Ke-34 Lampung 2021

Cerita dari Muktamar NU Ke-34 Lampung 2021
 

Cerita dari Muktamar NU Ke-34 Lampung 2021

  1. Muktamar NU dari Masa ke Masa
  2. Semakin Menjauhi NU, Semakin Cinta NU
  3. Silaturrahim Nasional Pengurus RMI Se-Indonesia, "Membangun Kemandirian Pesantren yang Berkelanjutan"
  4. Bedah Muktamar: LPJ PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, M.A, Bahtsul Masail, Hingga Komisi
  5. Kesan-Pesan Muktamar Perspektif Milenial

Selasa, 25 Januari 2022

Download Gratis Buku Young Husnudzon Karya Ust. Faisal Hilmi, M.A I Ilmu Pengembangan Diri

Cover Depan

Deskripsi Buku

 Judul 
         
Young Husnudzon : Pemuda Unggulan Berpola Pikir Solusi, Berkembang, dan Maju                 
Penulis
Kategori
Motivasi/Pengembangan Diri
Penerbit
Salafiyyah Darurrohmah Foundation, Positive Impact Center, Pesantren Qur'an Anamfal
Jenis Cover
Soft
Bahasa
Indonesia
Tahun Terbit
Cet. ke-I, Agusts 2015
Berat/Dimensi

Halaman
116 
Harga
Gratis / Telah diwakafkan Penulis Per-Januari 2022. 
Silahkan unduh dan cetak. Asalkan tidak untuk komersil
 No. ISBN 
978-602-73020-0-6


TESTIMONI TOKOH
"Muda, beda dan membawa perubahan. Itulah Ust. Faisal Hilmi. Berprasangka baik (husnudzon) adalah hal pertama yang harus kamu tanamkan dalam memulai sesuatu. Apapun itu. Gak ada yang gak bisa! Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan. Saya pun telah membuktikannya, sudahkah kamu? Bingung caranya bagaimana? Baca buku ini!"
Mumpuni Gati Lintang, Model & Hijaber Activist

"Pesan yang sangat penting untuk memperbaiki paradigma pemuda Indonesia, menggunakan kata kunci "husnudzon" untuk menularkan semangat optimisme dan gaya penulisan yang unik dan mudah dipahami dari Ust. Faisal Hilmi. Young Husnudzon berhasil membuat siapapun yang membaca akan tertular semangat huznudzon-nya dan segera mengaktualisasikannya dalam kehidupan."
Rahmat D. Putranto, Penerima Beasiswa S2 Pemerintah Federasi Rusia di Saint-Petersburg State University

Ingin menjadi pemuda mumpuni dan bijak dalam bersikap? Bagaimana mencari solusi dalam pola pikir zaman serba megah tapi susah begini?Buku ini menggugah pola pikir kita dengan kata kata dimiliki dan diapresiasi.
Pipiet Senja, Founder Yayasan Bunda Hadijah & Penulis lebih 175 buku

"Pemuda adalah modal terbaik yang dimiliki sebuah bangsa. Jika kita ingin melihat bagaimana sebuah bangsa di depan, maka lihatlah pemudanya saat ini. Buku ini memberikan semangat bagi para generasi muda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negaranya. Read & enjoy the book!"
Muhammad Assad, Pengusaha Muda & Penulis Buku National Bestseller

Menjadi pribadi yang selalu husnudzon tidak hanya memantik kesuksesan individu tetapi juga kesuksesan sosial. Karena pemuda husnudzon akan membawa spirit yang menggerakan lingkungan. Ust. Faisal Hilmi melalui buku Young Husnudzon ini menceritakan kisah-kisah inspiratif dan tips untuk menjadikan kita pribadi yang selalu husnudzon. Buku ini menjadi salah satu supplement menarik bagi kita yang ingin sukses dan bahagia.
Rohib, Mahasiswa pascasarjana Materials Science & Engineering, Yeungnam University Korea Selatan & Wakil Sekjen Komunitas Muslim Indonesia (KMI) Korea Selatan

"Husnudzon merupakan suatu sikap mental yang menawarkan kebahagiaan, sukacita, kesehatan, serta kesuksesan dalam setiap situasi dan tindakan kita. Melalui buku ini, dengan teknik penulisan yang cerdas tapi mudah dicerna, Ust. Faisal Hilmi memberikan deskripsi yang logical dan organized mengenai Why and How to be a Young Husnudzon.
Hendy Setiono, Pengusaha Muda, Presiden Direktur Kebab Turki Baba Rafi

Pada buku ini diceritakan banyak sekali realita-realita yang sangat bermakna dan menginspirasi para pembacanya dalam mengarungi kehidupan. Kisah-kisah yang inspiratif pada buku ini sangat bermanfaat dan berkesan bagi pembacanya. Selain itu pembaca juga menjadi termotivasi sehingga menumbuhkan semangat baru dalam melakukan aktivitas pada keseharian yang kita jalani. Pokoknya keren banget buku ini!
Muhammad Assegaf, Runner-Up Nokia Create International Competition 2013 & Co-Founder Elvbit Studio

Kisah-kisah inspiratif dalam buku ini diangkat dari pengalaman Penulis yang telah berhasil melalui masa-masa tidak mudah. Itulah yang membuat buku ini berisi dan menginspirasi. Just read it, do it, & changes will happen. Stay positive & stay husnudzhon!
Bachtiar Firdaus, MPP, Direktur Indonesia Bangun Desa & Executive Director Rumah Kepemimpinan PPSDMS

Young Husnudzon, dari judulnya saja sudah sangat menarik, dan memang benar saat saya selesai membaca buku ini hanya satu kalimat yang ingin saya ungkapkan, I undoubtedlyagree. Ust. Faisal Hilmi telah mampu menyajikan tulisan yang apik, sangat memotivasi dan sarat akan makna. Saya sendiri pun sudah membuktikan, bahwa positive thingking will always guide you to the right path. Tidak sedikit kesuksesan yang bisa saya raih berkat senantiasa husnudzon. So, buat kalian para generasi muda, this book is really worth reading.
Kusdiana Lusi Kartikasari, Presentator of Asia Pacific CHRIE (ApacCHRIE) Youth Conference 2013 at Macau University, China

Setiap orang pasti memiliki mimpi yang besar. Namun hanya sebagian orang yang berani keluar dari zona nyamannya untuk merealisasikan apa yang dicita-citakannya. Setiap mimpi besar pasti akan menemui beberapa kesulitan. Dan dalam buku ini semuanya dijelaskan dengan gamblang dan mengupas tuntas semua problematika yang akan memotivasi kita untuk tetap husnudzon dan memberikan gambaran bahwa setiap cita-cita yang diimpikan bisa terwujud.
Indra Aris Oktariawan, Duta Bahari Jawa Barat & lulusan MBA of University California, Berkeley, USA

Travelling itu layaknya short course yang membentuk perilaku husnudzon. Travelling biasanya berdurasi pendek dan membawa kita ke wilayah di luar zona nyaman. Ada banyak hal tantangan dan masalah yang mungkin muncul dan harus diselesaikan sesegera mungkin. Misalnya kamera kita ketinggalan di kereta, kecopetan, visa on arrival ditolak atau nyasar. Kita harus bisa memutuskan secara cepat bagaimana cara menyikapi dan mengatasainya agar tetap bisa menikmati travelling. Kunci dari semua itu adalah dengan berperilaku husnudzon. Traveling buat anak muda bukan hanya akan membuka wawasannya, tapi juga akan mendorong kuat untuk belajar dan berperilaku husnudzon.
Mutia Nadyah Kurniati, Female Traveller

Ust. Faisal Hilmi sangat berdedikasi dan passionate pada pengembangan diri pemuda dan remaja. Itu sebabnya ia banyak melakukan kegiatan yang akhirnya membawanya menulis buku ini. Buku yang lengkap, mudah dicerna dan sangat menginspirasi serta memberi Anda informasi tentang husnudzon yang sangat bermanfaat untuk pengembangan diri terutama generasi muda. Siswa-siswa saya di SMK ITACO harus membaca buku ini dan mengaplikasikannya. Thumbs up for Ust. Faisal.
Susi Sukaesih, Social Entrepreneur, Founder & Kepala Sekolah SMK ITACO Bekasi

Kisah-kisah inspiratif dalam buku ini diangkat dari realita nyata kehidupan. Penulis juga telah melalui masa-masa tidak mudah dalam menapaki datar dan terjalnya kehidupan. Buku ini bukanlah sekedar informasi belaka, melainkan aplikatif untuk dipraktekan. Buku ini begitu menginspirai. Sangat rugi melewatkannya begitu saja. Young Husnudzon benar-benar buku yang menakjubkan. Cocok buat hadiah untuk teman-teman agar makin tumbuh dan maju. "
Prof. Masri Mansoer, MA, Dekan Fak. Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

"During our 20-something years, banyak hal yang membuat kita merasa rendah diri dan tidak tahu harus menjadi apa dikemudian hari. Kegagalan demi kegagalan terkadang menimbulkan keputusasaan dini yang berakibat fatal. Setelah mengilhami setiap cerita yang terkaji dari "Young Husnudzon", saya pribadi menyadari bahwa menjadi individu yang sukses adalah yang siap untuk memperbaiki keadaan dan siap pula untuk menyadari bahwa perbaikan itu tidak akan pernah sempurna dan ikhtiar tidak pernah selesai. So, #YukHusnudzon!"
Nindya Miesye Agita Pasaribu, Indonesian Participant for Nudge Global Leadership Challenge, Belanda & Founder of @TweetKuliah

Buku ini sangat memberikan energi positif bagi setiap pembacanya, khususnya anak muda. Penulis mentransformasikan hal-hal positif dengan beberapa contoh ke dalam buku ini untuk lebih mudah memaknainya, dan dikemas dengan bahasa yang ringan tapi lugas. Jadi untuk semua anak muda di seluruh dunia; Bangun dari tidurmu, raih keluargamu, jalin kuat lingkunganmu, tegakkan bangsamu, maka dunia ada dalam genggamanmu.
Aranda Ara, Navigator Warmedia Group & kreator buku Sarjana Muda

Generasi emas Indonesia adalah generasi husnudzon, keadaan dimana seluruh pemuda Indonesia bisa selalu berfikiran positif dalam kesehariannya. Young Husnudzon mampu memberikan impact yang luar biasa dalam mengubah cara pandang hidup pemuda Indonesia untuk menjadi lebih baik, serta memotivasi para pemuda untuk turut berkontribusi menjadi center perubahan demi mewujudkan Generasi emas Indonesia. Impressive!!!
Alvin Rindra Farie, Postgraduate Student at Universitt Hamburg & SAP at Universitt Duisburg-Essen, German

Video Profil Buku Young Husnudzon


Buku Young Husnudzon Telah Diwakafkan Penulis
Wakaf Buku Young Husnudzon

Download Gratis Buku Young Husnudzon


Mau Mengadakan Bedah Buku & Training Self Development?
Bedah Buku & Training Young Husnudzon

Bedah Buku dan Training Self Development Young Husnudzon Baik Langsung atau Via Zoom

Cover Belakang

Wakaf Terbaik dalam Hidupku dan Bukti Bakti Ayah-Ibu Ramadhan Tahun Ini

Wakaf Terbaik dalam Hidupku dan Bukti Bakti Ayah-Ibu Ramadhan Tahun Ini
Sedekah termasuk salah satu jenis peperangan. Orang yang penakut akan gemetar mengeluarkannya. Sedangkan orang pemberani akan kokoh mengeluarkannya.

Pesantren Qur'an Anamfal

Sekretariat Pesantren Quran Anamfal 
Jl. Prakasa 1 No. 243,
 Asem, Lemahabang, Cirebon 
West Java - Indonesia

Kantor Anamfal Jakarta 
@Pondok Indah Office Tower 2, Lt. 15
Jl. Sultan Iskandar Muda Kav. V-TA, Pondok Indah, Jakarta Selatan

Kontak

Call Center
CS +62899-5625-137 
Hilmi +62853-5135-5201 

Email: anamfal.pesantren@gmail.com 
Web : www.anamfalpesantren.com

Daftar Orang Tua Asuh

Visitors